Raditya Naufal Pratama
22130296 (3BA06)
Senin, 25 Oktober 2023.
Siapa tak kenal layanan Drive Thru McDonald’s yang merupakan salah satu fasilitas di restoran McDonlad’s yang memungkinkan konsumen untuk membeli produk McDonald’s tanpa perlu meninggalkan kendaraannya.
Hingga hari ini banyak pertanyaan dari konsumen perihal kendaraan apa saja yang dapat dilayani melalui jalur Drive Thru McDonald’s, untuk itu pada kampanye #BedaRodaSatuJalur, McDonald’s Indonesia ingin menyampaikan secara resmi bahwa kendaraan apa pun yang digunakan oleh konsumen, mereka tetap dapat memesan makanan melalui jalur Drive Thru.
Sutji Lantyka selaku Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia mengatakan, ''McDonald’s merupakan salah satu pioneer layanan Drive Thru pada restoran di Indonesia, melalui kampanye #BedaRodaSatuJalur kami harap dapat menghadirkan inklusifitas bagi para konsumen kami yang tentunya berasal dari latar belakang yang beragam dan tentunya memiliki jenis kendaraan yang beragam pula. Kami hendak membawa pesan bahwa meski di jalan raya kita berbeda, namun di McDonald’s kita semua sama'' ungkapnya.
Tidak hanya sampai disitu, McDonald’s Indonesia juga turut mengajak konsumen untuk membagikan momen berkesan saat memesan menu favorite di Drive Thru McDonald’s dengan posting di sosial media atau pada kolom komentar akun Instagram @mcdonaldsid dengan menyertakan tagar #DiDriveThruMcD pada periode 8-31 Oktober 2021.
Dari studi kasus di atas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa metode yang di pakai adalah metode Kampanye Ostergaard, dimana mc donald memberikan solusi dari isu dimana sebelumnya hanya kendaraan roda empat saja yang dapat melakukan drive thru.
McDonald's juga memberikan solusi dimana driver ojol dapat membeli paket makanan hanya dengan 1000 rupiah, dengan solusi tersebut dapat diterapkan perubahan sikap kepada pelanggan McDonald's yaitu mereka dapat melakukan drive thru tanpa harus memakai kendaraan beroda empat.
Simpulan,
Kasus yang di pakai: Kampanye #BedaRodaSatuJalur di Layanan Drive Thru McDonald's
Model Kampanye yang dipakai: Model Kampanye Ostergaard
Tidak ada komentar:
Posting Komentar