Raditya Naufal Pratama
22130296 (3BA06)
Senin, 25 September 2023.
Saya mengikuti perkuliahan mata kuliah perencanaan kampanye komunikasi dengan sangat antusias, dapat kembali di ajarkan oleh bu pipit merupakan sebuah kebetulan yang tak terduga, walaupun perkuliahan bersama bu pipit sebelumnya dapat dikatan tidak berakhir cukup baik karena nilai saya dapat B, namun saya harap untuk perkuliahan semester ini akan lebih baik.
Perkuliahan pagi ini terasa cukup menyenangkan, bu pipit menjelaskan dengan pembawaan yang fun, tidak bertele-tele dan mudah di tangkap. bu pipit menjelaskan tentang perkuliahan perencanaan kampanye komunikasi diawali dengan pengenalan mata kuliah, sehingga mahasiswa tidak bingung apa sih itu perencanaan kampanye komunikasi.
materi yang dijelaskan bu pipit adalah perbedaan kampanye dan propaganda dimana yang saya tangkap adalah keduanya berbeda, kampanye lebih terbuka, mempunyai aturan, kode etik, dan terikat oleh waktu, sedangkan propaganda lebih tertutup dan tidak terikat pada aturan.
bu pipit juga menjelaskan pengertian kampanye, tujuan, dan ciri- cirinya. namun bu pipit tidak menjelaskan model model kampanye, sehingga saya diharuskan membaca dan menelaah sendiri. dari yang saya dapat telaah adalah model kampanye sangat banyak, memiliki alur dan tujuannya masing masing sehingga kita dapat memilih mau menggunakan metode yang diinginkan.
terdapat juga tugas pada laman terakhir ppt sehingga akan saya kerjakan di blog ini.
1. The Diffusion of Innovation
Model ini adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam perencanaan kampanye untuk memahami dan memprediksi bagaimana inovasi (produk, gagasan, atau teknologi baru) menyebar di antara suatu populasi atau pasar. Model ini dikembangkan oleh Everett M. Rogers pada tahun 1962. Model ini mengidentifikasi lima kelompok berbeda yang mewakili berbagai tahap di mana orang-orang menerima dan mengadopsi inovasi.
Model Diffusion of Innovation juga dapat membantu dalam menentukan waktu peluncuran produk atau inovasi baru serta menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk setiap tahap penyebaran inovasi.
2. Model Kampanye Komunikasi Kesehatan
Model kampanye komunikasi kesehatan adalah kerangka kerja yang digunakan untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, sikap, dan perilaku yang berhubungan dengan kesehatan. Kampanye semacam ini sering digunakan dalam konteks kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, atau edukasi kesehatan.
3. Model Kampanye dan Tahapan Kampanye Simon
Kampanye SIMON adalah sebuah model yang digunakan dalam perencanaan kampanye komunikasi atau pemasaran. Kata SIMON adalah akronim dan merujuk pada tahapan-tahapan penting yang harus dilalui dalam merancang dan menjalankan kampanye.